Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemkot Bandung Apresiasi Tawaran Pembiayaan dengan KPBU

Jakarta, 16/05/2017 Kemenkeu – Pemerintah Kota Bandung berencana mengajukan pembangunan Ligth Rail Transit (LRT) koridor 1 dan koridor 2, dengan memanfaatkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Wali Kota Bandung Ridwal Kamil menyambut baik pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebagai upaya pemerintah mendorong pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur saat konferensi pers di Aula Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (12/05).

"Pulang dari sini, kami sangat senang bahwa Kementerian Keuangan sudah punya komitmen membentuk unit kerja yang handal, yang inovatif hingga kami tidak perlu dipusingkan lagi oleh birokrasi ketuk pintu yang selama 2-3 tahun kami lakukan tanpa menghasilkan sesuatu," jelasnya.

Menurut Ridwan, ia akan memprioritaskan dua koridor tersebut, utamanya koridor 2, karena akan menghubungkan dengan jalur kereta cepat Jakarta - Bandung. "Ini koridor dua ini dikarenakan menghubungkan kereta api cepat Bandung-Jakarta dari stasiunnya di pinggir kota, ke dalam kota Bandung. Jadi urgent, kalau tidak ada nanti kereta api cepat diresmikan di tengah sawah," katanya.

Di kesempatan yang sama, Menkeu menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah membentuk kantor bersama KPBU yang berperan sebagai pusat informasi KPBU, Koordinasi Kebijakan dan Pengembangan Kapasitas. Kantor bersama KPBU terdiri dari Kemenkeu, Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri, Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP), Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (as/rsa)