Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Presiden Jokowi menggendong seorang anak saat mengajak Presiden Bank Dunia meninjau program penanganan stunting di SDN Tangkil 01, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor (04/07)

Penanganan Stunting di Indonesia Diapresiasi Presiden Bank Dunia

Bogor, 05/07/2018 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo bersama dengan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim pada Rabu (04/07) blusukan ke Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor untuk meninjau langsung penanganan stunting di Indonesia.

Masalah gangguan pertumbuhan pada anak (stunting) merupakan hal yang terjadi di banyak negara berkembang. Persoalan tersebut harus cepat ditangani karena menyangkut tumbuh kembang anak dan kontribusi bagi pembangunan negara.

Dikutip dari rilis resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, penanggulangan stunting yang dilakukan lewat perbaikan gizi yang dilakukan Pemerintah Indonesia adalah dengan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

"Program pengurangan kekerdilan atau stunting telah kita lakukan dengan pemberian makanan tambahan dan kampanye-kampanye lewat Posyandu. Kita harapkan nanti ini bisa betul-betul mengurangi stunting di negara kita, tidak hanya di Kabupaten Bogor, tapi juga kabupaten dan provinsi yang lain," ucap Presiden.

Namun, tidak cukup di situ, Pemerintah mempertimbangkan antara lain pemanfaatan teknologi terkini dan merangkul sektor swasta untuk mengatasi masalah tersebut.

"Kita ingin menggunakan teknologi, melibatkan sektor swasta, menggunakan inovasi-inovasi baru, dan melibatkan ormas-ormas Islam dan agama lain untuk pengurangan stunting ini secepat-cepatnya," ujarnya. 

Presiden Bank Dunia mengatakan bahwa penanganan stunting memerlukan komitmen dan kepemimpinan yang kuat dari pemerintah. Menurutnya, Indonesia dapat dijadikan contoh bagi negara-negara berkembang lainnya. 

"Saya ingin mengajak dunia untuk belajar dari Indonesia terkait hal ini, karena Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa dengan kepemimpinan dan komitmen politik yang kuat, pemanfaatan teknologi, dengan merangkul semua stakeholder yang terlibat maka upaya penanganan stunting dapat dilakukan," ucapnya. (nr/rsa)