Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Luky Alfirman mewakili Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, membuka masa penawaran Savings Bond Ritel seri 004 (SBR004) di Jakarta pada Senin, (20/08).

Penawaran SBR004 Dibuka

Jakarta, 20/08/2018 Kemenkeu-Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Luky Alfirman mewakili Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, membuka masa penawaran Savings Bond Ritel seri 004 (SBR004) di Jakarta pada Senin, (20/08). Masa penawaran SBR004 dibuka mulai tanggal 20 Agustus 2018 hingga 13 September 2018.

Keistimewaan SBR004 adalah tingkat kupon 8,05% pertahun dengan tenor 2 tahun dan dapat dipesan secara online (e-SBN) mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 miliar. Keunggulan lainnya, SBR004 dapat dicairkan maksimal 50% jika sudah mencapai masa kepemilikan minimal satu tahun.

Untuk mendapatkan SBR004, para investor dapat menghubungi 11 mitra distribusi dari perbankan, perusahaan efek, perusahaan efek khusus dan perusahaan financial technology (fintech). Adapun mitra distribusi dari perbankan adalah BCA, Mandiri, BNI, Permata, BRI dan BTN. Mitra distribusi perusahaan efek adalah Trimegah Sekuritas Indonesai dan perusahaan efek khusus adalah Bareksa Portal Investasi, Star Mercato Capitale (Tanamduit). Sedangkan perusahaan fintech adalah Investree Radhika Jaya dan Mitrausaha Indonesia Group (Modalku). 

Untuk keterangan selanjutnya mengenai produk dan cara pemesanan, silahkan klik tautan berikut ini: https://www.kemenkeu.go.id/sbr. (nr/rsa)