Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pengamat: Antisipasi Kenaikan Suku Bunga Global, BI Harus Pertahankan BI Rate

Jakarta, 14/05/2014 MoF (Fiscal) News - Bank Indonesia (BI) diharapkan menahan suku bunga acuannya (BI rate) di level 7,5 persen sepanjang tahun ini. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga global, sehingga gap interest rate differential tetap dapat terjaga.


“Saat ini bukan saatnya ngomongin turunin suku bunga, karena situasi sekarang sudah seperti yang diharapkan,” demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Anton Gunawan di Jakarta. Menurutnya, kemungkinan suku bunga global akan mengalami peningkatan pada tahun depan, dan bukan tidak mungkin BI harus mempertahankan gap antara BI rate dengan global (interest rate differential). “Kalau mereka naik, gap-nya makin kecil,” ujarnya.


Sementara itu, masih adanya tantangan dalam pengelolaan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini dinilai masih membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan inflasi mengakibatkan peluang untuk menurunkan BI rate akan semakin mengecil. “Entah tahun ini bisa atau tidak, atau tahun depan (yang akan) dilakukan adalah kenaikan harga BBM. Mau tidak mau dari situ saja tekanan inflasi pasti ada, walaupun sifatnya sementara,” paparnya.


Dengan penerapan model kebijakan ketat moneter saat ini, menurutnya, ekonomi diperkirakan masih dapat bertumbuh pada kisaran 5,1 hingga 5,5 persen, bahkan akan cenderung bertumbuh mendekati 5,5 persen.(ans)