Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pengampunan Pajak Untuk Menggerakkan Perekonomian Nasional

Jakarta, 20/06/2016 Kemenkeu - Pemerintah tengah membahas Rancangan Undang-Undang mengenai pengampunan pajak bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurut Juru Bicara Kementerian Keuangan Luky Alfirman tujuan utama implementasi kebijakan Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty adalah untuk menggerakkan perekonomian nasional.

“Kita butuh insentif agar orang-orang tertarik untuk membawa kembali uang mereka di luar ke Indonesia. Salah satunya dengan tax amnesty (pengampunan pajak), karena kita tahu juga banyak dari aset mereka yang belum dilaporkan di SPT,” jelas Luky di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta pada pekan lalu.

Selain itu, dengan program ini, basis pajak Indonesia akan lebih akurat dengan data yang lebih valid. “Tujuan berikutnya kita ingin bangun tax based. Dengan basis pajak yang lebih akurat, dan terintegrasi dengan data yang lebih valid, kita akan bisa liat potensi lebih akurat, kita bisa petakan berapa seharusnya orang bayar pajak,” tegasnya.

Sebagai informasi, dari perhitungan, program pengampunan pajak dapat memberikan potensi tambahan penerimaan sebesar Rp165 triliun. Perhitungan ini telah diusulkan pula ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun 2016. (as)