Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pengembangan Sektor Unggulan Untuk Kurangi Ketimpangan di Bangka Belitung

Pangkalpinang, 27/04/2016 Kemenkeu – Dalam Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini yang diadakan oleh Kementerian Keuangan di Pangkalpinang pada Selasa (26/04), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memaparkan kajian fiskal regional di wilayah tersebut. Menurutnya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini menunjukkan pencapaian makro ekonomi yang cukup baik, dengan angka pertumbuhan mencapai 4,28 persen pada triwulan IV-2015 lalu.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), indeks Gini Ratio Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menempati peringkat pertama, yaitu sebesar 0,27 persen, lebih baik dari rata-rata nasional yang sebesar 0,40 persen. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung untuk membenahi berbagai hal yang menjadi sumber ketimpangan.

Oleh karena itu, saat ini Pemprov Kepulauan Bangka Belitung tengah berfokus pada pembangunan berdimensi kewilayahan dengan sektor unggulan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata dan industri pengolahan. Potensi pada sektor-sektor unggulan tersebut, menurutnya, masih belum tereksplorasi dengan baik. Ia mencontohkan, Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi pengembangan pariwisata yang saat ini masih terkonsentrasi pada pengembangan wisata alam. Sementara, wisata sejarah, wisata budaya dan kuliner masih belum tergarap secara optimal.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah berupaya menggeser fokus ekonomi tidak hanya pada industri pertambangan, tetapi juga pada penguatan produksi pangan dan pariwisata.(ech)