Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Penghematan Anggaran, Presiden Instruksikan K/L Lakukan Self Blocking

Jakarta, 30/08/2016 Kemenkeu - Dalam rangka penghematan anggaran, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan para menteri dan pimpinan lembaga untuk secara mandiri melakukan identifikasi program/kegiatan tahun anggaran 2016 yang tidak prioritas, serta memastikan anggaran tersebut tidak dicairkan (self blocking).

Instruksi tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Langkah-Langkah Penghematan Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2016. Inpres tersebut telah ditandatangani pada 26 Agustus 2016.

Selanjutnya, menteri/pimpinan lembaga wajib menyampaikan revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) self blocking kepada Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Anggaran untuk disahkan, paling lambat tujuh hari sejak Inpres dikeluarkan, sesuai mekanisme revisi anggaran yang berlaku. Revisi DIPA dilakukan dengan mencantumkannya pada Catatan Halaman IV DIPA.

Sesuai Inpres ini, Presiden menginstruksikan para pimpinan K/L untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing, dalam rangka penghematan belanja K/L dalam APBN-P Tahun Anggaran 2016, dengan berdasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2016 juga disebutkan, dalam melakukan penghematan, menteri/pimpinan lembaga harus tetap mengamankan program prioritas yang menjadi tanggung jawabnya. Lebih lanjut, Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, dalam lampiran Inpres ini disebutkan pula total penghematan anggaran pada 83 K/L mencapai Rp64,712 triliun.(nv)