Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Penguatan Rupiah, Salah Satu Indikator Keberhasilan Paket Kebijakan Ekonomi

Jakarta, 15/03/2016 Kemenkeu - Paket- paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan oleh pemerintah  diyakini telah menumbuhkan kepercayaan (trust) dari dunia internasional terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini salah satunya terlihat dari menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah tersebut kemudian diikuti pula oleh penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan foreign direct investment (FDI). Berbagai kemudahan dalam berinvestasi yang ditawarkan pemerintah terbukti mampu meningkatkan investor yang berinvestasi di Indonesia.

Momentum perbaikan kondisi perekonomian ini perlu terus dijaga oleh pemerintah, agar pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2016 dapat menembus angka 5 persen. Oleh kerena itu, selain berbagai hal yang telah dilakukan pemerintah melalui sepuluh paket kebijakan yang telah diluncurkan sejak Septemebr 2015 lalu, dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menata kembali kebijakan yang berkaitan dengan kemudahan berinvestasi (ease of doing business).

Selain itu, penurunan gini ratio juga menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Untuk mengurangi ketimpangan, salah satu upaya yang ditempuh oleh pemerintah adalah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Beberapa program untuk mengatasi kemiskinan diantaranya dengan KUR dan lain-lain, akan diprioritaskan oleh pemerintah sekarang ini,” tegas Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada Jumat (11/3) sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.(nv)