Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi China Diyakini Berdampak Positif Bagi RI

 
Jakarta, 18/10/2013 MoF (Fiscal) News – Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal ketiga tahun ini menunjukkan peningkatan hingga mencapai 7,8 persen. Hal ini dinilai akan berdampak positif karena dapat meningkatkan ekspor Indonesia.


"China berisiko ke emerging market kalau slowdown, termasuk akan berdampak ke kita. Kalau 7,8 persen PDB (Produk Domestik Bruto) China, berarti kita berharap negara berkembang akan baik. Pada sisi ekspor akan relatif positif terutama current account deficit," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri pada Jumat (18/10) di Jakarta.


Terkait hal tersebut, perbaikan ekonomi di China diharapkan dapat terus terjadi, sehingga dapat meningkatkan kinerja eskpor. Selain itu, perbaikan ekonomi China juga diyakini dapat memudahkan upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi domestik. “Kita berharap, situasi emerging market itu lebih baik, setidaknya pressure dari sisi ekspor akan lebih ringan,” ujar Menkeu.


Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa peningkatan PDB China konsisten dengan proyeksi BI dan ekonom dunia. "Saya melihat ini konsisten yang dikeluarkan WEF (World Economic Forum) konsesus dari analis-analis dan dari review bulanan BI bahwa ekonomi Tiongkok akan tumbuh di 7,5 persen. Bahkan WEF melihatnya, 2014 akan lebih rendah, tetapi seharusnya kan sembilan persen," ungkap Gubernur BI.(nic)