Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pentingnya Peran Indonesia dan ASEAN Dalam Inisiatif Jalur Sutra Baru

Jakarta, 16/05/2017 Kemenkeu – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Belt and Road Forum International Cooperation di Yangqi Lake International Conference Center (ICC), di CNCC Beijing pada Senin (15/05). Pada kegiatan ini Jalur sutra baru atau yang dikenal dengan Inisiatif "Belt and Road" (B & R) merupakan sebuah bentuk kerja sama dan konektivitas antara negara-negara yang kini sedang dibahas oleh Presiden bersama dengan 29 kepala negara dan pemerintahan lainnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan pentingnya peran Indonesia dan ASEAN dalam Inisiatif Belt and Road. Menurutnya, aspek kemaritiman dari inisiatif B & R tersebut sulit terwujud tanpa kontribusi signifikan dari Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Indonesia sebagai zona ekonomi maritim terbesar di dunia yang perairannya merupakan persimpangan antara Samudra Pasifik dan Samudra India memiliki peranan yang penting dan strategis.

"Kebetulan, salah satu kerangka strategis dalam visi dan misi pemerintahan saya adalah wacana Indonesia sebagai poros maritim dunia," ujar Presiden

Seperti dikutip dari rilis Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dalam acara tersebut Presiden juga memaparkan mengenai upaya-upaya pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut, dan hal ini didukung oleh segala kekayaan alam dan wisata yang ada di Indonesia. "Jarak dari bagian paling barat Kepulauan Indonesia sampai ke bagian paling timur adalah sama dengan jarak dari London ke Dubai atau dari Los Angeles ke New York. Kepulauan dan perairan Indonesia yang demikian besar juga penuh dengan kekayaan alam dan kekayaan wisata," jelasnya. (as/rsa)