Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Presiden Jokowi saat menyaksikan Closing Ceremony Asian Games XVIII, dari sebuah tenda tempat dirinya nonton bareng warga, di Lombok Utara, NTB pada Minggu (02/09).

Penutupan Asian Games 2018, Presiden Berikan Apresiasi dari Lombok

Lombok, 03/09/2018 Kemenkeu - Presiden Jokowi apresiasi kontingen seluruh negara atas capaian prestasi, kehangatan dan semangatnya meski Asian Games 2018 telah berakhir.

"Inilah Energi Asia sesungguhnya! Bersatu membawa kebaikan bagi dunia," ujarnya.

Presiden tetap menyaksikan penutupan Asian Games ke-18 Tahun 2018 bersama para masyarakat Lombok di lapangan bola Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (02/09).

Ia pun memohon maaf karena tidak bisa hadir langsung melalui sebuah tayangan  didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

"Saat ini saya berada di antara saudara-saudara kita di Lombok. Tapi di sini, kami merasakan semangat yang sama dengan Anda di GBK. Semangat kebersamaan, semangat untuk terus bangkit kembali," kata Presiden seperti dikutip dari rilis resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang luar biasa bagi kontingen Indonesia. Menurutnya, berkat optimisme, dan energi yang positif, perolehan medali emas, melebihi target yang ditetapkan. 

"Sebuah raihan tertinggi bagi Indonesia, selama penyelenggaraan Asian Games," lanjutnya.

Tak lupa, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang membuat Asian Games 2018 ini sukses. 

"Semoga momentum ini bisa menjadi energi kita untuk membuat bangsa ini menjadi makin besar, maju dan bersatu," ucapnya.

Di penghujung tayangan tersebut, Presiden pun mengajak semua pihak untuk memanjatkan doa bersama bagi para korban terdampak gempa di Lombok.

"Mari kita berdoa bersama untuk saudara saudara kita di Lombok, mengirimkan energi positif, agar Lombok dapat kembali pulih, bahkan lebih baik dari sebelumnya," pungkasnya. (nr/rsa)