Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Penyelundup 60 Ribu Ton BBM Sudah Diintai Sejak Lama

Jakarta, 06/06/2014 MoF (Fiscal) News - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono menjelaskan mengenai cara penyelundupan yang digunakan oleh penyelundup BBM sebanyak 60 ribu ton beberapa waktu lalu. Menurutnya kapal ini memang telah lama diintai oleh petugas-petugas bea cukai.


“Yang kemarin beberapa kali diindikasikan. Kapal ini, memang kerjaannya hilir mudik ke Balikpapan, ke Surabaya,” katanya dalam konferensi pers di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (6/6). Namun, penangkapan tidak dapat serta merta dilakukan karena Bea Cukai tidak dapat menangkap kapal tersebut jika sedang melakukan pelayaran dalam negeri. “Kapal ini kalau dari Dumai ke Surabaya, Bea Cukai nggak bisa tangkap, karena dalam negeri kan, jadi kita harus nangkapnya kalau dia belok ke perbatasan luar,” jelasnya.


Seringkali kapal ini mengakali para petugas yang hendak memulai pengejaran. “Akalnya pintar, jadi mesinnya dimatikan, bagian belakang kapal digeser jadi seolah-olah terbawa arus,” katanya. Menurutnya, dalam kasus yang baru-baru ini terjadi caranya adalah dengan terus mengintai kapal tersebut hingga keluar dari perbatasan. “Jadi diikuti terus sampai dia keluar border, di koordinat berapa dia nggak bisa bergerak. Jadi kemarin ditunggu, diintai sampai dia cross-border,” pungkasnya. (as)