Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Penyerapan Anggaran Pada Triwulan I 2014 Diproyeksikan Sebesar 23%

Jakarta, 19/11/2013 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengharapkan penyerapan anggaran belanja pemerintah pada triwulan I-2014 dapat mencapai 23 persen. Menkeu sendiri telah meminta kepada seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) untuk mempercepat proses pencairan dan pelaksanaan berbagai pembiayaan proyek, yang nominalnya berada di bawah Rp5 miliar pada tahun 2014.

"Kita memang minta (ke K/L) jika dipercepat yang di bawah Rp5 miliar, bisa terserap kurang lebih 23 persen pada kuartal I-2014 nanti," kata Menkeu, Senin (18/11).

Menkeu menjelaskan bahwa dengan adanya revisi pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70/2012 mengenai pengadaan barang dan Jasa, akan memudahkan K/L dalam melakukan tender khususnya untuk lelang antara Rp200 juta Rp5 miliar.

Yang di bawah Rp200 juta itu (penyerapan) tiga persen, kalau di bawah itu boleh langsung. Kemudian yang di bawah Rp5 miliar itu (penyerapan) 20 persen, karena tender itu adalah tender sederhana, hanya dua hingga tiga minggu selesai, ungkap Menkeu.

Sebelumnya, media memberitakan Plt. Direktur Jenderal Anggaran (Dirjen Anggaran) Askolani mengatakan bahwa alokasi anggaran belanja dalam APBN 2014 telah ditetapkan, untuk itu diharapkan K/L segera melakukan pembahasan dengan komisi terkait di DPR. Dirjen Anggaran mengatakan proses administrasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dapat ditetapkan paling lambat akhir Desember 2013, dengan demikian penyerapan anggaran dapat dilakukan mulai awal tahun 2014.

"Kalau bisa ditetapkan lelangnya, maka pada awal 2014 bisa langsung dicairkan. Ini akan sangat membantu percepatan serapan anggaran kementerian dan lembaga di 2014. Kami akan terus memantau perbaikan administrasi dan serapan belanja," tutur Askolani. (nic)