Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Peran APIP Dalam Mengawal Penyerapan Anggaran

Jakarta, 23/03/2016 Kemenkeu - Tahun lalu, realisasi belanja negara masih belum optimal serta pola penyerapannya masih belum proporsional. Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, penyerapan di awal tahun masih rendah yang kemudian memuncak pada akhir tahun. “Pola penyerapan seperti ini harus kita perbaiki,” kata Menkeu saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), di Kantor BPKP Pusat, Rabu (23/03).


BPKP sebagai lead sector pengawasan intern pemerintah mengoordinasikan seluruh APIP untuk meriviu penyerapan anggaran, pengadaan barang/jasa, serta penyaluran dan penggunaan dana desa tahun 2016. Menurut Menkeu, APIP dapat berperan sebagai pendamping saat pelaksaaan kegiatan serta memantau pelaksanaan barang/jasa.


“Saat ini terjadi perkembangan peran APIP, tidak hanya sebagai penjaga ketaatan terhadap peraturan (compliance), tapi juga sebagai consultant dan katalisator. Dengan peran ini maka APIP punya posisi yang sangat strategis dalam rangka penyerapan anggaran,” jelas Menkeu.


Dengan demikian, peran serta APIP tersebut dapat memberikan early warning jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran. Menkeu berharap dengan perbaikan ini maka penyelenggaraan anggaran di tahun 2016 akan dapat meningkat. (as)