Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Peran Strategis AFEBI bagi Kemajuan Ekonomi Indonesia

Jakarta, 11/12/2015 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P. S. Brodjonegoro menjelaskan bahwa Asosiasi Forum Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) memiliki peran yang signifikan untuk kemajuan ekonomi di tanah air. Pertama, AFEBI yang berisi para akademisi ini berperan sebagai jembatan penghubung antara pemerintah dengan masyarakat di daerah dalam sosialisasi kebijakan, utamanya pada kebijakan peningkatan dana transfer ke daerah.

"Saya berharap AFEBI dapat menerangkan kepada daerah bahwa mulai tahun depan setiap daerah harus berperan lebih besar bagi kemajuan ekonomi. Peningkatan dana transfer daerah tidak boleh terlalu banyak digunakan untuk spending, tetapi digunakan untuk menumbuhkan ekonominya (daerah)," ujar Menkeu usai penandatanganan kerja sama Kemenkeu dengan AFEBI di Grand Hyatt Bali, Jumat (11/12).

Kedua, Menkeu menjelaskan bahwa keberadaan AFEBI dapat mewujudkan komunikasi lebih baik dengan daerah, dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/kota agar dana yang digunakan lebih tepat sasaran. Melalui AFEBI, para akademisi dapat menangkap suara daerah/masyarakat untuk menyampaikan sejauh mana langkah/kebijakan yang telah diambil pemerintah, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan publik. Akademisi, lanjut Menkeu, juga dapat memberikan kontribusi keilmuannya dengan memberikan saran atau masukan bagi pemerintah demi kemajuan perekonomian bangsa.

Ke depan, Menkeu berharap suatu saat dapat membuat Forum Ekonom Indonesia, sebuah wadah bagi para pelaku ekonomi, pengamat, praktisi, akademisi hingga teknokrat untuk dapat saling membuka wawasan dan berkomunikasi. Forum tersebut nantinya dapat membantu kemajuan bangsa dengan mengimplementasikan antara konsep ekonomi secara keilmuan dengan realitas di lapangan.

Terakhir, Menkeu berharap suatu saat dapat menyusun materi ajar ekonomi yang membahas Indonesia sebagai salah satu studi empirisnya. "Di dunia ini segala sesuatu bisa berulang. Ini pentingnya (materi) sejarah ekonomi (Indonesia) untuk mengantisipasi kejadian serupa. Harus belajar dari sejarah. Tugas dosen ialah menyiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan," tambahnya.(ik)