Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Perbaikan Harga Komoditas Dorong Perbaikan Current Account

Jakarta, 05/06/2013 MoF (Fiscal) News – Pemerintah optimistis, defisit harga komoditas pada triwulan III dan IV tahun 2013 akan berangsur mengalami perbaikan. Hal ini dinilai akan dapat memperbaiki neraca transaksi berjalan (current account), sehingga neraca pembayaran akan kembali surplus. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa di Jakarta, Selasa (4/6).

Menurutnya, defisit neraca perdagangan yang sebesar 1,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) lebih dikarenakan adanya tekanan dari sisi minyak dan gas bumi (migas), sedangkan neraca non migas menunjukkan adanya perbaikan. Namun, jika ditambah dengan neraca jasa yang mengalami penurunan, hal tersebut membuat current account masih mengalami defisit cukup tinggi. “Saya optimis pada kuartal III-IV komoditi akan membaik trennya, kalaupun current account kita masih defisit, kita harapkan tidak menyebabkan neraca pembayaran defisit, karena harus menutup dari neraca transaksi modal, artinya dari investasi dan transaksi keuangan,” terangnya.

Sebagai informasi, sepanjang triwulan pertama tahun ini, Neraca Pembayaran Indonesia mengalami defisit 6,6 miliar dolar AS, yang terjadi karena transaksi modal dan finansial yang sebelumnya diandalkan dapat menutup defisit pada transaksi berjalan justru mengalami defisit. Keseimbangan eksternal Indonesia pada triwulan pertama 2013 sebenarnya mengalami perbaikan, hal ini tercermin dari defisit transaksi berjalan yang menyusut dari defisit 7,6 miliar dolar AS atau 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), pada triwulan IV-2012 menjadi 5,3 miliar dolar AS atau 2,4 persen dari PDB.(ans)