Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, 20/07/2017 Kemenkeu – Pemerintahan saat ini melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional Pembangunan Infrastruktur Indonesia dalam rangka Menunjang Pembangunan Ekonomi bertempat di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, pada Senin (17/07).

Dikutip dari laman PUPR, Menteri PUPR menyampaikan bahwa tantangan yang perlu diatasi melalui pembangunan infrastruktur adalah urbanisasi yang tinggi, belum optimalnya pemanfaatan sumber daya dalam mendukung kedaulatan pangan dan energi, serta daya saing nasional yang masih belum kuat. Sedangkan tantangan lainnya mengenai pendanaan pembangunan infrastruktur jalan, perumahan, sumber daya air, energi, listrik, telekomunikasi, transportasi darat, transportasi laut, dan kereta api selama tahun 2015-2019 yang diperkirakan mencapai Rp.4.796 triliun.

Saat ini pemerintah mengoptimalkan alokasi anggaran pada proyek pembangunan infrastruktur guna mendorong pusat-pusat pertumbuhan wilayah (growth center). Pembangunan infrastruktur tersebut difokuskan pada 35 Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) yang telah ditetapkan sebagai basis perencanaan dan pemrograman infrastruktur PUPR secara terpadu untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi disparitas antar wilayah. "Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur kami menyusun prioritasisasi program pada 35 WPS tersebut," ujar Menteri PUPR.

Salah satu pembangunan tersebut adalah pembangunan daerah pinggiran dan perbatasan melalui pembangunan jalan paralel perbatasan untuk mendukung perekonomian masyarakat di beranda depan negara. Selain itu, pembangunan di perbatasan juga akan memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa serta memperkuat keamanan dan pertahanan negara, disamping meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat setempat. (hr/rsa)