Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Perencanaan Tidak Optimal, Anggaran K/L Masih Diblokir

Jakarta, 10/07/2013 MoF (Fiscal) News - Masih adanya pemblokiran anggaran pada kementerian negara/lembaga (K/L) menyebabkan tidak maksimalnya penyerapan anggaran pada semester I-2013. Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Anggaran Askolani, hal tersebut terjadi karena belum optimalnya perencanaan anggaran.

“Kenapa ada pemblokiran? Kenapa penyerapan tidak maksimal? Karena perencanaan kurang optimal. Kalau perencanaannya optimal, saya yakin tidak ada pemblokiran, revisi (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran/DIPA) juga berkurang frekuensinya,” jelasnya pada Selasa (9/7) di Jakarta.

Ia mengungkapkan, hingga 10 Juni 2013, dana K/L yang masih diblokir mencapai Rp32 triliun. “Angka ini dibandingkan Januari 2013 mengalami penurunan. Dua minggu lalu kami undang K/L untuk sikapi dan antisipasi supaya dana yang diblokir dapat diminimalkan dalam waktu sesingkat-singkatnya, (sehingga) saat ini angkanya Rp28 triliun,” ungkapnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi perencaan penganggaran yang lebih baik bersama dengan K/L dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Kami dari Kementerian Keuangan akan melakukan koordinasi perencanaan yang lebih baik bersama K/L dan Bappenas. Dengan demikian, pelaksanaan dan penyerapan anggaran 2014 akan lebih baik,”  paparnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengupayakan penyederhanaan proses Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L). Hal ini dilakukan dengan mendelegasikan kewenangan K/L sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Keuangan Negara dan UU Perbendaharaan. “Kelengkapan dokumen sepenuhnya akan diserahkan di K/L, bukan di DJA (Direktorat Jenderal Anggaran),” pungkasnya.(wa)