Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Saatnya Patahkan Stigma Birokrat Identik Korup dan Malas

Jakarta, 03/12/2015 Kemenkeu - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama mengajak jajaran birokrat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus bekerja sungguh-sungguh, sehingga dapat mematahkan stigma bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) identik dengan korupsi dan malas-malasan.

“Kita harus mematikan stigma bahwa PNS, birokrat itu pasti korup, pasti malas. Kita sekarang harus buktikan (hal itu) enggak (betul),” jelasnya dalam Talkshow Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diselenggarakan oleh DJP pada Kamis (3/12), di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap bekerja sama dengan DJP terkait optimalisasi penerimaan perpajakan, termasuk memberikan dukungan data dan informasi yang diperlukan oleh DJP. “Kita akan kerja sama, DKI akan buka data untuk Bapak Ibu (DJP), semua data yang dibutuhkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugeasteadi juga menekankan agar peringatan hari antikorupsi ini dapat dimaknai dengan lebih mendalam. “Saya minta teman-teman kalau memperingati hari (anti) korupsi jangan hanya diperingati, tapi jelaskan kepada semua pihak dampak dari korupsi itu apa,” katanya.(nv)