Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan arahan dalam acara peringatan Hari Pajakdi Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta (14/07)

Peringati Hari Pajak, Menkeu Berpesan Agar Menjadikannya Tonggak Melaksanakan Tugas Konstitusi

Jakarta, 14/07/2018 Kemenkeu -  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpesan dalam peringatan Hari Pajak tiap tanggal 14 Juli menjadikannya tonggak dalam memelihara semangat dan melaksanakan tugas konstitusi.

"Berdasarkan Undang-Undang, kata "pajak" pertama kali muncul pada tanggal 14 Juli 1945. Oleh karena itu, saya menyambut gembira bahwa tanggal 14 Juli kita peringati (sebagai Hari Pajak) setiap tahun. Peringatan ini tentu akan dijadikan tonggak untuk terus memelihara semangat dalam menjaga dan melaksanakan tugas konstitusional," kata Menkeu pada Sabtu, (14/07) di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.

Sebagaimana diketahui, bahwa penerimaan pajak hingga semester I tahun 2018 sejauh ini menunjukkan hasil yang sangat baik dan menggembirakan dengan capaian sebesar Rp581,54 triliun atau sebsar 40,84% dari target APBN 2018. Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup baik karena terdapat pertumbuhan sebesar 13,96% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017 atau sebesar 16,71 % jika penerimaan dari amnesti pajak dikeluarkan dari perhitungan tersebut.

"Kita boleh berbangga atas pencapaian tersebut. Sungguhpun begitu kita tidak boleh berpuas diri, dan seluruh pegawai pajak tidak boleh terlena dan berhenti sampai disini. Program reformasi perpajakan harus dituntaskan dengan untuk mencapai penerimaan pajak yang optimal dan kualitas pelayanan terbaik kepada para pembayar pajak," pesannya. 

Mengakhiri sambutannya, Menkeu berpesan untuk terus mensosialisasikan peran pajak sekaligus memberi pelayanan terbaik agar kualitas penerimaan dan kepatuhan pajak makin baik.

"Melalui semangat hari pajak ini, kita terus melaksanakan dan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat terutama kepada kaum generasi muda mengenai peran dan fungsi vital pajak. Mari kita bersama-sama melakukan hal tersebut dengan diimbangi perbaikan pelayanan dan meningkatkan kualitas penerimaan pajak dan kepatuhan pembayaran pajak. Dengan demikian, masyarakat Indonesia akan semakin semakin sadar dan mendukung pentingnya membayar pajak," tutupnya. (ind/nr/rsa)