Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
ilustrasi

Perlambatan Ekonomi Berhasil Dipatahkan

Jakarta, 16/11/2017 Kemenkeu - Perlambatan ekonomi berhasil dipatahkan oleh pemerintah, dan saat ini tengah mendorong ekonomi Indonesia tumbuh tinggi serta berkeadilan.
"Sejak pemerintahan Jokowi-JK menghentikan perlambatan ekonomi dan mengembalikan untuk meningkatkan kembali," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Indosat, Jakarta, Kamis (16/11).
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 7 tahun terakhir sudah terlihat ada perlambatan ekonomi. Pada 2011, ekonomi tumbuh 6,17%, 2012 tumbuh 6,02%, 2013 tumbuh 5,56% dan 2014 sampai di level 5,01%.
Selanjutnya di 2015 ekonomi tumbuh 4,88% dan 2016 tumbuh 5,02%. Posisi 2015 dianggap sebagai titik terendah dalam satu dekade terakhir. Di 2017 pemerintah targetkan pertumbuhan 5,2% dan 5,4% untuk 2018.
"Kita di 2016 mulai berbalik menjadi semakin cepat dengan berbagai macam langkah-langkah besar," kata Menko Perekonomian.
Langkah besar tersebut di antaranya perubahan arah kebijakan fiskal dengan pemangkasan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), dialihkan kepada pembangunan infrastruktur dan sosial. Meskipun pertumbuhan ekonomi sekarang tidak naik signifikan, pemerintah optimistis akan lebih baik ke depannya. Pemerintah siap melaksanan berbagai program kebijakan strategis lainnya. (mj/rsa)