Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Perlunya Perubahan Kebijakan Makro Ekonomi dan Moneter

Yogyakarta, 16/05/2013 MoF (Fiscal) News - Untuk menghadapi pelemahan pertumbuhan ekonomi global, negara-negara berkembang perlu melakukan perubahan dalam kebijakan makro ekonomi dan moneternya. Demiikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan II Mahendra Siregar dalam pidatonya di Seminar Internasional Kerjasama UN ESCAP, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan bertajuk “Macroeconomic Policies for Sustainable Growth with Equity in East Asia” di hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta pada Rabu (15/5).

Wamenkeu juga menyoroti konsumsi domestik sebesar 60% dari GDP. Data beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi yang tinggi, diikuti oleh pertumbuhan konsumsi yang tinggi pula, telah menarik minat investasi asing di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, ditambah dengan struktur demografi di mana pertumbuhan usia produktif penduduk lebih tinggi daripada pertumbuhan seluruh penduduk sampai tahun 2035, maka potensi ini dapat menjadi sustainable economic model. Namun, ini dengan catatan negara harus memperbaiki pendidikan, sistem kesehatan serta kesejahteraan dan perlindungan sosial lainnya.

“Jika kita membangun sebuah model (ekonomi) yang dapat melindungi seluruh populasi di Indonesia, ini (model ekonomi) tidak akan membahayakan kebijakan fiskal yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Indonesia akan mulai menerapkan kebijakan perlindungan sosial mulai 1 Januari 2014. Sebanyak 86 juta dari 165 juta penduduk Indonesia akan ditanggung oleh pemerintah (APBN),” kata Mahendra. 

Kebijakan makro ekonomi yang tepat untuk situasi global saat ini adalah kebijakan yag mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan bersifat jangka panjang, serta kebijakan yang kembali pada prinsip dasar dengan mengamankan ekonomi fundamentalnya. “Kalau kita meyakini kebijakan fiskal berkelanjutan dan kebijakan moneter dalam keadaan baik, maka tentu kita dapat menghadapi situasi global saat ini. Kita kembali ke teori dasar,” tutup Mahendra. (fn)