Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Permudah Akses Antar Desa, Pemerintah Bangun 32 Jembatan Gantung

Jakarta, 07/08/2017 Kemenkeu – Pemerintah membangun 32 jembatan gantung guna  mempermudah akses antar desa yang melintasi sungai dan mendukung kegiatan harian warga desa. Program pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari program nawa cita Presiden yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagaimana dikutip dari laman Kementerian PUPR pada Senin (07/08).

Pada kesempatan yang sama Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga, Iwan Zarkasih menyampaikan bahwa dengan pembangunan infrastruktur konektivitas dapat mewujudkan pembangunan yang merata.

“Program ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah daerah mengatasi pembangunan antar desa yang tidak merata, kesenjangan sosial dan kesejahteraan serta pengembangan wilayah tertinggal, dimana akses transportasi antar desa belum terhubung dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan fasilitas lainnya, serta untuk keperluan mitigasi atau evakuasi bencana,” ujarnya.

Sebagai informasi, banyaknya jembatan gantung yang ada saat ini dipedesaan dibangun secara swadaya dengan teknologi sederhana, sehingga dari segi keamanan dan desain kurang layak. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman sebagai sarana penyeberangan masyarakat, sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2017, Kementerian PUPR telah dan sedang membangun 32 jembatan gantung di Indonesia. (hr/rsa)