Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Ketua Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) Erick Thohir serta Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto melakukan peninjauan proyek renovasi sarana olahraga Gelora Bung Karno sebagai persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 (23/11).

Persiapan Asian Games di GBK Makin Rampung

Jakarta, 23/11/2017 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Ketua Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) Erick Thohir serta Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto melakukan peninjauan proyek renovasi sarana olahraga Gelora Bung Karno sebagai persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 pada Kamis (23/11).

Menkeu menjelaskan bahwa proyek renovasi sarana olahraga Gelora Bung Karno ini sudah hampir selesai dan dibiayai oleh uang pajak masyarakat secara multi years. Seluruh persiapan tidak hanya di Gelora Bung Karno tetapi juga untuk persiapan di Jakabaring Sport City Palembang.

"Ini adalah suatu persiapan Indonesia menjadi tuan rumah bagi pesta olahraga se-Asia.  Kita berharap, tentu para atlet dan seluruh rakyat bisa ikut merayakan pesta olahraga ini. Saya senang melihat kemajuannya dan tentu ini adalah karena uang pajak Anda," ungkap Menkeu.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PUPR mengucapkan terima kasih kepada Menkeu atas support penyediaan dana pengerjaan proyek renovasi. "Terima kasih atas support dana yang lancar sekali untuk mensupport pembangunan ini dan sekali lagi untuk para pembayar pajak, ini adalah milik Anda sekalian," tegasnya.

Ketua Inasgoc juga turut mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah atas persiapan penyelenggaraan Asian Games. "Tanpa dukungan pemerintah tidak akan mungkin Asian Games ini berjalan. Yang terpenting juga dukungan dari masyarakat di mana tadi dengan wajib pajak yang baik tentu akhirnya bisa berkontribusi untuk pembangunan," pungkasnya.

Sebagai informasi, peninjauan proyek renovasi dimulai dari Stadion Utama kemudian beralih ke Stadion Aquatic dan berakhir di Istora Gelora Bung Karno. (ip/nr)