Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pertumbuhan Ekonomi Domestik Triwulan I-2016 Diprediksi Lebih Tinggi

Jakarta, 21/03/2016 Kemenkeu - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2016 berpotensi terus membaik dan diperkirakan lebih tinggi daripada triwulan sebelumnya, terutama ditopang oleh konsumsi dan investasi pemerintah. Bank Indonesia (BI) memprediksi, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2016 akan berada pada kisaran 5,2-5,6 persen (yoy).

Peningkatan investasi pemerintah sendiri didorong oleh akselerasi belanja modal yang relatif cepat pada dua bulan pertama tahun 2016. Di sisi lain, investasi swasta diperkirakan baru akan meningkat pada periode-periode yang akan datang.

Sementara itu, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih cukup kuat. “(Hal ini) tercermin dari daya beli yang terjaga, penjualan eceran yang meningkat, dan kepercayaan konsumen yang cukup baik,” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Kamis (17/3).

Ia menambahkan, kinerja ekspor diperkirakan masih tertekan, seiring dengan masih lambatnya pemulihan ekonomi global dan masih menurunnya harga komoditas. Pertumbuhan ekonomi dunia sendiri pada tahun 2016-2017 diperkirakan masih lebih lambat dari perkiraaan sebelumnya, dengan pemulihan ekonomi yang belum kuat di sejumlah negara maju dan perlambatan ekonomi di negara berkembang.

“Di pasar komoditas, harga minyak dunia diperkirakan masih rendah, akibat tingginya pasokan di tengah permintaan yang masih lemah,” tambahnya.(nv)