Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Punya Potensi dari Sektor Keuangan

Jakarta,23/02/2012 MoF (Fiscal) News - PerekonomianIndonesia, khususnya perekonomiandomestik, memiliki potensi untuk tumbuhlebih baik lagi, terlebih bila dukungan darisektor keuangan dapat ditingkatkan. Haltersebut disampaikan GubernurBank Indonesia (BI) Darmin Nasution,saat menghadiri SeminarIndonesia Economic Policy in a Challenging Global Economy, Kamis(23/2). "Inilah salah satu tantanganyang kita hadapi, di tengah membaiknyakondisi perekonomian domestik," ucapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu dilakukan upaya dan inisiatif gunameningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik. "Mengingatkelompok masyarakat menengah bawah yang memiliki akses ke berbagai lembagakeuangan hingga saat ini masihterbatas," jelasnya. Menurut Darmin, melalui kebijakan yang memudahkan masyarakat menengah ke bawah untukdapat mengakses ke lembaga keuangan,diharapkan dapat salah satu agenda utama pemerintah yaitu pengentasan kemiskinan.

Darmin mengungkapkan, salah satu upaya yang sedang ditempuh diantaranya adalah mengerahkan suku bunga ke level yang lebih rendah. "Ini akan memperlihatkantanda-tanda adanya peningkatan investasi," jelasnya. Sedangkan tantangan lain yang perlu dihadapi adalah dari sektorekspor, impor dan pangan. Untuk mengantisipasi fluktuasiharga pangan, Indonesia perlu memperbesar kontribusi dari sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi tanah air. "Inflasi kitajuga dipengaruhi oleh fluktuasi harga pangan (volatile food). Karakteristik inflasi kita cenderungsupply side bias. Artinya, sensitif terhadap perkembangan di sisi supply.Maka kita perlu memperkuatsektor pertanian, dan ini telahmenjadi perhatian serius," kata Darmin. (ak)