Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun Ini Dinilai Lebih Sehat

Jakarta, 10/04/2014 MoF (Fiscal) News – Bank Indonesia memprediksi, pertumbuhan ekonomi tahun 2014 sebesar 5,5-5,9 persen, dengan pertumbuhan investasi diperkirakan mencapai 5,4-5,8 persen, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 4,7 persen.


“Ekonomi kita turun (dibandingkan tahun lalu) misalnya menjadi 5,5 sampai 5,9 persen, tapi ini sehat. Seperti manusia, badan slim tapi sehat, daripada kita tumbuh 6,2 persen, gemuk tetapi banyak penyakit,” demikian diungkapkan Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro.


Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,5-5,9 persen tersebut didorong oleh tingginya konsumsi swasta serta peningkatan kinerja ekspor. Diperkirakan, pertumbuhan konsumsi swasta mencapai 4,9-5,3 persen, sementara pertumbuhan ekspor mencapai 8,1-8,5 persen.


Dari sisi investasi, pihaknya memperkirakan, akan terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu, sejalan rencana revisi Daftar Negatif Investasi (DNI). Kondisi ini membuat prosfektif positif terhadap investor. Diperkirakan pertumbuhan invetasi tahun ini sebesar 5,4 -5,8 persen.


Lebih lanjut ia mengungkapkan, dari sisi sektoral pertumbuhan ekonomi akan didukung oleh semua sektor. Dua sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi adalah sektor transportasi dan komunikasi, sebesar 10,5 -10,9 persen dan sektor perdagangan, keuangan, real estate dan jasa perusahaan sebesar 6,5-6,9 persen. Sementara itu, sektor industri pengolahan diperkirakan tumbuh sebesar 5,3-5,7 persen.(ans)