Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pertumbuhan Ekonomi Sebesar 6,7 Persen Pada 2012 Dinilai Realistis

Jakarta, 13/09/2011 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo menyampaikan, pertumbuhan ekonomi 2012 diproyeksikan mencapai 6,7 persen.  Hal tersebut disampaikan Menkeu saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membahas mengenai Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal dan Asumsi Makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012 pada Selasa (13/09) di Jakarta.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi A. Sarwono.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur BI dan Kepala BPS mengutarakan persamaan pendapatnya mengenai sejumlah asumsi makro yang telah disampaikan Menkeu. Hartadi optimis, angka pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah sebesar 6,7 persen akan tercapai. Selain penyerapan anggaran yang lebih tinggi, dukungan stimulus fiskal merupakan salah satu kebijakan yang akan membantu tercapainya target pertumbuhan ekonomi tersebut. Ia menambahkan, peningkatan belanja modal akan menopang kegiatan ekonomi dalam negeri. "Ini dapat tercapai apabila kita memfokuskan pada kegiatan-kegiatan ekonomi di dalam negeri, sehingga ketergantungan kita terhadap ekonomi global akan minimal," jelasnya.

Senada dengan Hartadi, Rusman menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sebesar 6,7 persen pada RAPBN 2012 adalah target yang cukup realistis dan mempunyai dasar. "Kita lihat dengan kecenderungan meningkatnya belanja modal di tahun 2011, maka kita bisa melihat hasilnya di tahun 2012," katanya.(ak)