Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pertumbuhan Investasi 2014 Diprediksi Capai 6 Persen



Jakarta, 09/01/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah optimistis pertumbuhan investasi pada tahun 2014 akan berada pada  kisaran 5,5-6 persen dengan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,4-1,5 persen. Target ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian tahun 2013 yang hanya sebesar 4,9 persen. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Andin Hadiyanto di Jakarta, Senin (6/1).
 
Menurutnya, adanya peningkatan dari sisi laju pertumbuhan investasi akan berpengaruh positif pada perbaikan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tahun ini. Perbaikan investasi tersebut terjadi karena mulai menggeliatnya ekonomi global dan membaiknya ekonomi dalam negeri, meskipun peningkatannya tidak terlalu besar. “Kita juga ada perbaikan dari sisi iklim investasi dan revisi Daftar Negatif Investasi (DNI), serta relaksasi tax holiday maupun tax allowance. Ini bisa membuat investor masuk ke dalam negeri, apalagi nantinya tax holiday tidak hanya 10 tahun saja, tergantung dari sektornya,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto menyampaikan bahwa jika pemerintah fokus dan serius, pertumbuhan investasi tahun ini berpotensi tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga target investasi dapat tercapai.  “Apalagi jika pemerintah juga mampu memberikan iklim investasi yang kondusif,” urainya.
 
Di sisi lain, lanjutnya, ada beberapa hambatan yang perlu dibenahi seperti suku bunga yang harus diturunkan, kepastian hukum ditegakkan, pembangunan infrastruktur yang memadai, keamanan dan ketertiban dijamin, dan insentif fiskal diberikan akan membantu untuk menggenjot pertumbuhan investasi ke depan. “Kalau semua itu bisa dibenahi pastilah investor akan masuk ke dalam negeri,” pungkasnya.(ans)