Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Plt. Kepala BKF: Pemerintah Upayakan Cegah Sudden Reversal

Jakarta, 24/04/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah akan terus menjaga fundamental ekonomi makro dan memperbanyak instrumen keuangan guna mencegah terjadinya sudden reversal (pembalikan arus modal secara tiba-tiba) pada tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro di Jakarta, Senin (22/4). 

 
Hal tersebut dilakukan seiring dengan banyaknya negara maju yang melakukan pelonggaran likuiditas, sehingga capital inflow (aliran modal asing) banyak mengalir ke negara-negara berkembang. "Yang pasti pertama, fundamental makro harus kuat, baik pertumbuhan ekonomi maupun inflasi, karena hal tersebut adalah penjaga utama dari sudden reversal," ujar Bambang. 
 
Di sisi lain, lanjutnya, perlu ada instrumen keuangan yang lebih banyak dalam rangka pendalaman pasar dalam negeri. Selain itu, perlu juga dilakukan upaya-upaya untuk menjaga agar dana-dana yang masuk tersebut dapat di-hold lebih lama. "Tapi menurut saya, dua pertama itu kuncinya (makro ekonomi dan financial market deepening). Kalaupun ada sudden reversal akan kecil, tidak menakutkan, karena kita punya instrumen lebih banyak, orang juga akan malas untuk buru-buru pindah," pungkasnya.(ans)