Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Plt. Menkeu Harapkan Anggaran Program Konverter Kit Terserap Seluruhnya

Jakarta, 20/05/2013 MoF (Fiscal) News – Sejak beberapa tahun yang lalu, pemerintah telah mencanangkan penggunaan bahan bakar gas (BBG) melalui program konverter kit. Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Menteri Keuangan (Menkeu) Hatta Rajasa, program ini dilakukan guna menekan penggunaan BBM yang dari waktu ke waktu terus meningkat.

Ia menambahkan, pihaknya sepenuhnya mendukung langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memasang target pembangunan 50 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) pada tahun ini. “Bangun saja dulu SPBG-nya, karena bangun infrastruktur kan harus cepat, karena program konversi ke BBG memang menjadi prioritas pemerintah,” katanya.

Namun, seiring dengan langkah pemerintah untuk melakukan pemotongan anggaran, maka anggaran peralatan pendukung konversi berupa konverter kit pada tahun ini terkena pemangkasan sebesar Rp50 miliar. Dengan demikian, alokasi dana konverter kit untuk tahun ini hanya sekitar Rp150 miliar, dari yang dilokasikan sebelumnya sebesar Rp200 miliar.

Pemotongan anggaran konverter kit tersebut, lanjutnya, bukan tanpa alasan. Tahun lalu, pemerintah juga telah menyediakan anggaran untuk program konverter kit, tetapi tidak seluruhnya terserap. “Pengadaan konverter kit itu cepat, makanya bangun infrastruktur juga harus cepat. Kalau memang prioritas tidak akan kami hemat (anggaran untuk konverter kit),” jelasnya.

Selain itu, Plt. Menkeu juga meminta kepada Kementerian Perindustrian untuk sungguh-sungguh memanfaatkan dana pengadaan konverter kit agar peristiwa tahun lalu tidak terulang. “Jangan sampai seperti tahun 2012, di mana kami sudah menyiapkan dana triliunan rupiah tapi tidak bisa dimanfaatkan. Ini jangan sampai terulang lagi, karena dalam ketentuan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sudah ada punishment bagi kementerian yang tidak bisa membelanjakan dana yang sudah dialokasikan,” jelasnya.(nic)