Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meluncurkan sebuah publikasi mengenai pelaksanaan APBN 2017 yang dinamakan "APBN KiTa (Kinerja dan Fakta)" di aula Mezzanine, Gd Juanda 1, Kementerian Keuangan (15/01)

PNBP Pada Tahun 2017 Melewati Target

Jakarta, 16/01/2018 Kemenkeu - Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama tahun 2017 mengalami peningkatan. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Anggaran Askolani, pada kegiatan Konferensi Pers “APBN KiTa: Kinerja dan Fakta” yang  pada Senin kemarin (15/01) di Aula Djuanda, kantor pusat Kementerian Keuangan.

PNBP selama 2017 tercatat melebihi target APBN-P 2017 yang mencapai Rp308,4 triliun atau sebesar 118,5%  dari target. Peningkatan PNBP ini berasal dari berbagai sektor, dari sisi Sumber Daya Alam (SDA) antara lain pencapaian harga minyak yang melebihi estimasi di APBN-P serta pendapatan batubara yang beberapa bulan belakangan mengalami tren kenaikan seiring dengan peningkatan ICP. Realisasi penerimaan SDA tercatat sebesar Rp110,9 triliun  atau mencapai 116,05% dari target APBNP 2017.

Kementerian/Lembaga (K/L) juga turut menyumbang PNBP yang cukup signifikan tahun 2017 ini, salah satunya dari lelang frekuensi yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Ada percepatan lelang yang berdampak pada peningkatan PNBP sebesar 3-4 triliun, nanti di tahun 2018 akan ada tambahan (pendapatan) dari sisa lelang di 2017,” jelas Dirjen Anggaran.

Perbaikan pelayanan di berbagai lembaga pemerintah, seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri), juga menjadi pendorong peningkatan PNBP. Mekanisme pelayanan dengan menggunakan sistem online menjadikan pencapaian target yang lebih cepat, yang berdampak pada peningkatan kuantitas pelayanan dan peningkatan PNBP. (dr/rsa)