Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden: APBN-P 2013 Perlu Segera Ditetapkan

Jakarta, 08/05/2013 MoF (Fiscal) News – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 perlu segera ditetapkan karena menyangkut alokasi dana kompensasi terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hal tersebut ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat terbatas kabinet, Selasa (7/5) petang. Rapat tersebut diantaranya fokus kepada pembahasan yang terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi beserta kompensasinya.

Presiden mengatakan, segenap jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II akan mematangkan RAPBN-P 2013, untuk kemudian rencananya akan dibahas bersama dengan DPR pekan depan. "Saya dengan pimpinan DPR dan kementerian bekerja siang malam untuk APBN-P. Begitu asumsi berubah, semua bisa berubah. Mari kita tulis angka yang memang bisa kita capai. Pelaksanaan kita jadi bagus, lebih realistis,” kata presiden saat membuka rapat kabinet.

Presiden juga mengutarakan keinginannya untuk melakukan pertemuan konsultasi dengan pimpinan DPR, namun masih tertunda karena saat ini DPR tengah berada pada masa reses. "Jadi pertemuan baru bisa kami lakukan 13 Mei mendatang," ucapnya.

Oleh karenanya, presiden telah menginstruksikan jajaran Kementerian Keuangan bersama kementerian terkait guna menyiapkan RAPBN-P, tanpa harus menunggu pertemuan tersebut. "Begitu anggaran kompensasinya sudah siap, maka harga BBM kita langsung lakukan penyesuaian, dan ini sudah sangat mendesak. Karena begitu asumsi berubah, maka berubahlah APBN-nya, pertumbuhan juga akan ikut berubah," ungkap presiden. (ak)