Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Awasi Langsung Program Amnesti Pajak

Jakarta, 18/07/2016 Kemenkeu - Saat ini, amnesti pajak tengah berlangsung. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dalam pelaksanaannya, program ini akan diawasi presiden dengan task force yang terdiri dari instansi terkait seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan intelijen.


“Supaya tumbuh kepercayaan untuk membangun bangsa kita,” kata Presiden saat Sosialisasi Amnesti Pajak kepada 2.700 pengusaha kecil, menengah, dan pengusaha besar di Surabaya pada Jumat (15/07).


Dengan dukungan kondisi yang stabil serta momen mendekati Automatic Exchange of Informations di tahun 2018, presiden berharap program amnesti pajak akan sukses. Selain itu, ia juga berharap para anggota dewan dapat memberikan dukungannya.


Presiden juga menjamin kerahasiaan data dari WP yang sudah ikut amnesti pajak. “Kerahasiaannya dijamin. Yang ikut tidak dijadikan dasar untuk penyidikan dan penuntutan pidana. Data tersebut tidak akan diminta dan diberikan kepada siapapun. Yang membocorkan akan kena pidana maksimal 5 tahun,” tegas Presiden. Dengan adanya amnesti pajak, Presiden menginginkan seluruh warga negara dapat berpartisipasi. “Yang uangnya di dalam negeri di declare, yang uangnya di luar negeri di bawa masuk uangnya (repatriasi). Ini saatnya berpartisipasi untuk Negara,” ungkap presiden. (as)