Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Ingin G20 Sinergikan Kebijakan Untuk Perbaiki Ekonomi Global

Jakarta, 05/09/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo berharap, negara-negara anggota G20 dapat saling bekerja sama menyinergikan kebijakan fiskal, moneter, dan reformasi struktural dalam rangka perbaikan ekonomi dunia. Selain itu, ia juga berharap, G20 dapat menghindari kebijakan ekonomi yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi sesama anggota.

“G20 harus meningkatkan komunikasinya dan menghindari kebijakan ekonomi yang menciptakan dampak negatif. Selain itu, setiap kebijakan ekonomi harus memiliki agenda pertumbuhan yang solid dan inklusif,” jelas Presiden dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hangzhou International Expo Center (HIEC), Tiongkok pada Minggu (04/09) sebagaimana dikutip dari laman Setkab.

Pada kesempatan yang sama, ia mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia saat ini diarahkan untuk lebih terbuka dan kompetitif. Tumbuh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan ekonomi negara G20, perekonomian Indonesia diharapkan mampu memberikan peran besar bagi perkembangan ekonomi global. “Indonesia berkomitmen untuk menjaga ekonominya terbuka dan kompetitif. Saya juga akan terus mempertahankan ekonomi yang inklusif,” jelasnya.

Indonesia sendiri, lanjutnya, saat ini sedang fokus untuk melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur. Untuk menyukseskan program tersebut, Indonesia mengundang negara-negara anggota G20 lainnya untuk bekerja sama membangun infrastruktur Indonesia. “Saat ini Indonesia sedang berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur. Kami juga menyambut kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dengan negara-negara G20 lainnya,” katanya.(nv)