Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Instruksikan para Menteri untuk Pastikan Penyaluran Belanja Tepat Sasaran

Jakarta, 07/10/2016 Kemenkeu - Pemerintah telah mengalokasikan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terus meningkat setiap tahunnya, untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan masyarakat. Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran Kabinet Kerja agar memaksimalkan penggunaan anggaran, dan memastikan bahwa penyaluran belanja tersebut benar-benar tepat sasaran. "Jangan sampai anggaran yang sudah semakin meningkat tapi hasilnya tidak maksimal atau belum maksimal," tegas Presiden saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden pada Rabu (05/10).


Dalam hal pelayanan pendidikan, Presiden menginstruksikan untuk dilakukan perombakan besar-besaran guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. "Saya mendapatkan informasi bahwa dari sekitar 1,8 juta ruang kelas, hanya 466 ribu dalam kondisi yang baik. Dari 212 ribu sekolah, ada 100 ribu sekolah yang belum memiliki peralatan pendidikan. Oleh sebab itu, saya minta dilakukan perombakan besar-besaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Selain itu, Presiden juga telah meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus mengawal dan mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar. Presiden berpesan agar distribusi bantuan berupa kartu yang ditujukan bagi para siswa yang kurang mampu tersebut dapat lebih tepat sasaran.

Sementara itu, terkait pelayanan dan penggunaan anggaran untuk kesehatan, Presiden meminta jajarannya agar dapat mengubah paradigma program kesehatan yang selama ini berorientasi pada penanganan yang bersifat kuratif atau pengobatan semata. "Lakukanlah edukasi dan pembudayaan hidup sehat dalam masyarakat kita," tambah Presiden.


Lebih lanjut, Presiden mengapresiasi distribusi Kartu Indonesia Sehat bagi para pasien kurang mampu yang selama ini berjalan. "Perhatikan hal yang berkaitan dengan kualitas pelayanan kesehatan, baik pelayanan dasar maupun pelayanan kesehatan rujukan, terutama di daerah-daerah terpencil, kawasan perbatasan, dan juga daerah kepulauan," ucapnya. (as)