Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Jokowi: Awasi Penggunaan Dana Desa agar Tidak Disalahgunakan

Jakarta, 04/08/2017 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo minta awasi manajemen Dana Desa yang terencana dan terorganisir karena Dana Desa digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

“Saya selalu sampaikan bahwa manajemen Dana Desa itu harus betul-betul direncanakan dengan baik, diorganisasi yang baik,” ujarnya, usai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Hanura tahun 2017 di Kuta, Bali, pada Jumat (04/08).

Saat ini, Dana Desa yang dialokasikan sebesar Rp60 triliun. Presiden mengatakan, jumlah tersebut selalu ditingkatkan oleh pemerintah setiap tahunnya. Untuk itu, Presiden berpesan agar pengelolaan dana desa tersebut diawasi dengan baik dan dilakukan secara terus-menerus agar dana tidak disalahgunakan.

"Ada pendampingan, dilaksanakan, tetapi juga harus ada pengawasan, controlling, pemeriksaan, yang terus menerus. Karena ini terkait uang yang besar sekali," kata Presiden.

Dikutip dari situs Sekretariat Negara (Setneg), Presiden mengatakan, sebelum mencapai angka Rp60 triliun, Dana Desa yang dialokasikan saat awal diluncurkan yaitu sebesar Rp20 triliun. Setahun kemudian ditingkatkan menjadi Rp47 triliun.

"Artinya, total dalam tiga tahun ini sudah Rp127 triliun. Apa yang kita harapkan dari Dana Desa ini? Ada perputaran uang dari Dana Desa, ada perputaran uang di bawah, ada perputaran uang di desa, sehingga apa? Daya beli rakyat di desa semakin naik," jelas Presiden. (nr/rsa)