Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Presiden Jokowi dan rombongan melintasi Jembatan Ogan yang merupakan bagian dari ruas tol Kayu Agung-Palembang, Selasa (26/01/2021)

Presiden Minta Ruas Tol Kayu Agung-Palembang Dihubungkan dengan Sentra Perekonomian

Jakarta, 27/01/2021 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk menghubungkan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, khususnya ruas tol Kayu Agung-Palembang yang baru saja diresmikan, dengan sentra perekonomian di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam peresmian Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Ruas Kayu Agung-Palembang, Selasa (26/01) di Gerbang Tol Kramasan, Ogan ilir, Sumatra Selatan (Sumsel).

“Saya titip kepada gubernur, kepada bupati/wali kota, agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra-sentra perkebunan. Berikan akses penghubung ke sana, manfaat ekonominya akan bisa maksimal,” ujarnya seperti dikutip dari situs Sekretariat kabinet (Setkab).

Menurut Presiden, jalan tol ini juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Selatan, mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif.

“Ini adalah untuk pemerataan pembangunan dan membuka lapangan pekerjaan, lapangan kerja di daerah yang sebanyak-banyaknya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta pemerintah daerah untuk terus gencar mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing dan menjadikan infrastruktur yang telah dibangun sebagai keunggulan meningkatkan daya saing.

Sebagai informasi, ruas tol Kayu Agung-Palembang memiliki panjang 42,5 kilometer dari 111,69 kilometer panjang keseluruhan Jalan Tol Kapalbetung (Kayu Agung-Palembang-Betung).

Jalan tol yang terhubung dengan dengan jalan tol Trans Sumatera lainnya, yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung mampu memangkas waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Palembang, Sumsel dengan jarak 373 kilometer dari 12 jam menjadi hanya sekitar 3-3,5 jam. (nr/mr/hpy)