Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden: Pengampunan Pajak Bukan Upaya Pengampunan Tindak Korupsi

Jakarta, 11/07/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Program Pengampunan Pajak tidak sama dengan upaya pengampunan untuk tindak korupsi. “Pengampunan Pajak bukan upaya pengampunan untuk koruptor dan tindak kejahatan lain!,” kata Presiden saat memberikan sambutan dalam acara pencanangan Program Pengampunan Pajak di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (01/07).

UU Pengampunan Pajak memberikan payung hukum yang jelas dan Wajib Pajak tidak perlu ragu-ragu untuk ikut serta dalam program ini. Menurut Presiden, sasaran bagi UU Pengampunan Pajak adalah Wajib Pajak yang tidak melaporkan dengan benar kekayaannya dan ditempatkan di luar Indonesia. "Yang kita sasar para pengusaha yang menempatkan hartanya di luar negeri, kita tahu ada dana ribuan triliun,” tambah Presiden.

Program Pengampunan Pajak kali ini adalah yang terakhir, sebelum diterapkan Automatic Exchange of Information di 2018. “Kesempatan ini tidak akan terulang lagi, ini yang terakhir. Yang mau menggunakan Pengampunan Pajak silakan, yang tidak hati-hati!,” tegas presiden. (as)