Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden: Reformasi Perpajakan Jadi Agenda Dunia

Jakarta, 06/09/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa reformasi perpajakan saat ini sedang menjadi agenda negara-negara di dunia, tidak hanya Indonesia. Negara anggota G20, misalnya, sepakat untuk melakukan reformasi pada sistem perpajakan di negara masing-masing.

Program Amnesti Pajak (tax amnesty) di Indonesia sendiri, menurut Presiden, dilakukan sejalan dengan agenda reformasi perpajakan dunia. Program ini bahkan menempatkan Indonesia selangkah di depan negara-negara lain dalam bidang reformasi perpajakan.

“Tax amnesty ini adalah arah menuju reformasi perpajakan kita, jangan dianggap ini berdiri sendiri, tidak. Tax amnesty adalah menuju kepada reformasi perpajakan kita yang juga mengikuti tren dunia,” jelas Presiden di sela kunjungannya ke Hangzhou, Tiongkok pada Senin (05/09) sebagaimana dikutip dari laman Setkab.

Sejalan dengan agenda reformasi perpajakan dunia, Indonesia juga perlu segera mereformasi ketentuan perpajakannya. Beberapa peraturan di bidang perpajakan yang akan segera direformasi, menurut Presiden, adalah Undang-Undang (UU) tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), UU Pajak Penghasilan (PPh) dan UU Pajak Pertambangan Nilai (PPN). “Ini juga harus diikuti, agar kita juga tidak ditinggal,” jelasnya.(nv)