Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Resmikan BPJS


 
Jakarta, 31/12/2013 MoF (Fiscal) News - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meresmikan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS)pada Selasa (31/12) di Bogor. Peresmian BPJS tersebut sekaligus meluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). BPJS dan program JKN akan mulai beroperasi pada 1 Januari 2014.


Sebelum melangsungkan rapat kabinet terbatas membahas kesiapan BPJS, Presiden telah menginstruksikan agar semua elemen mempersiapkan operasionalnya dengan sebaik-baiknya. "Oleh karena itu, instruksi saya kepada semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS kesehatan, rumah sakit dan semua fasilitas kesehatan untuk melaksanakan, untuk menyukseskan program penting dan bersejarah ini," kata Presiden.


BPJS bidang kesehatan nantinya merupakan lembaga yang mengurus asuransi kesehatan. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014, Pemerintah telah mengalokasikan  Rp19,93 triliun untuk program tersebut, yang akan digunakan untuk melindungi 86,4 juta warga miskin dan kurang mampu melalui asuransi kesehatan. Sementara, warga negara lainnya dapat melakukan iuran untuk premi dengan harga terjangkau guna memperoleh fasilitas asuransi kesehatan tersebut.


Presiden mengatakan, BPJS bidang kesehatan merupakan tonggak sejarah baru dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat yang lebih berkeadilan. Untuk itu, Presiden mengamanatkan agar semua pihak bersinergi dalam menyukseskan program BPJS bidang kesehatan tersebut.  "Kalau implementasinya ada kekurangan, hambatan dan masalah, biasanya ada, karena ini program ada dan baru, saya ingin dikelola dan dicarikan jalan keluarnya. Segeralah diatasi. Dalam hal ini kolaborasi dan sinergi semua pihak sungguh diperlukan," jelas Presiden.(nic)