Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Resmikan Dua Proyek Infrastruktur di Jatim

Jakarta, 22/03/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo meresmikan dua proyek infrastruktur di Jawa Timur pada Sabtu (19/3). Kedua proyek infrastruktur tersebut yaitu Jalan Tol Surabaya-Mojokerto seksi IV di Mojokerto dan Bendungan Nipah di Kabupaten Sampang, Madura.

Ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang diresmikan ini memiliki panjang 18,47 kilo meter (km). Sementara, sekitar 16,01 km ruas jalan lainnya masih dalam proses pengerjaan. Jalan Tol Surabaya-Mojokerto sendiri diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2017 mendatang.

Sebagai informasi, jalan tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang terdiri atas empat seksi. Seksi IA menghubungkan Waru-Sepanjang, ruas pajan sepanjang 2,3km dan Seksi IB yang menghubungkan Sepanjang-Western Ring Road dengan ruas jalan sepanjang 4,3km. Seksi II menghubungkan Western Ring Road-Driyorejo, dengan ruas jalan sepanjang 5,1km. Seksi III yaitu jalan tol yang menghubungkan Driyorejo-Krian, dengan ruas jalan sepanjang 6,1km. Terakhir, Seksi IV yaitu jalan tol yang menghubungkan Krian-Mojokerto, dengan ruas jalan sepanjang 18,47 km.

Sementara itu, Bendungan Nipah merupakan salah satu dari 65 bendungan yang akan dibangun pemerintah dalam kurun waktu 2015-2019. Bendungan ini nantinya akan mengairi sawah seluas 1.150 hektare, yang terdiri atas 925 hektare sawah baru yang merupakan pengembangan sawah tadah hujan dan 225 hektare areal sawah yang sudah ada. Selain itu, bendungan ini juga diharapkan dapat berperan dalam konservasi sumber daya air, sebagai objek pariwisata dan untuk perikanan ikan tebar.

Dalam peresmian tersebut, Presiden kembali menekankan bahwa pembangunan infrastruktur adalah faktor kunci untuk memenagkan kompetisi ekonomi global. Selain itu, infrastruktur yang memadai akan menekan biaya transportasi dan logistik, sehingga dapat menekan harga produk yang didistribusikan ke seluruh Indonesia. “Negara ingin berkonsentrasi pada dua hal besar yaitu deregulasi dan pembangunan infrastruktur. Kita ingin fokus, kita ingin konsentrasi disana,” jelasnya sebagaimana dikutip dari situs resmi Setkab.(nv)