Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Resmikan Program BBM Satu Harga di Seluruh Indonesia

Jakarta, 19/10/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo meresmikan program harga bahan bakar minyak (BBM) satu harga di Papua pada Selasa (18/10). Dengan diterapkannya kebijakan BBM satu harga, nantinya masyarakat di wilayah timur Indonesia dapat menikmati harga BBM yang sama dengan di wilayah barat Indonesia. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan, saat ini, harga BBM di wilayah timur Indonesia terpaut jauh dengan harga BBM di wilayah barat Indonesia.  “Di Jawa hanya Rp7.000 per liter, di sini ada yang sampai Rp100.000 per liter. Di Wamena Rp60.000 hingga Rp70.000 per liter. Saya tidak bisa seperti itu. Kalau di (wilayah) barat dan tengah (Rp7.000), ya di sini harusnya sama harganya,” tegasnya.

Presiden berharap, kebijakan ini akan mendorong pergerakan ekonomi di Papua dan Papua Barat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Harganya harus sama, dan diharapkan akan ada pergerakan ekonomi di sini (Papua). (Jika pasokan) listrik berlebih, harga BBM sama, maka akan terjadi pergerakan ekonomi,” katanya.
 
Oleh karena itu, ia meminta Pertamina bersungguh-sungguh menyukseskan program tersebut. Hal ini mengingat, program BBM satu harga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya yakin juga Pertamina dapat mengemban tugas ini dengan baik melalui efisiensi, tanpa mengurangi keuntungan yang ada. Dan saya kira sebagai BUMN, Pertamina juga sudah banyak memperoleh hak-hak istimewa untuk berbisnis. Jadi wajar pemerintah memerintahkan untuk mengemban tugas mewujudkan keadilan di harga BBM," terangnya.