Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Resmikan Tiga Pelabuhan di Maluku Utara

Jakarta, 09/05/2017 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo meresmikan Pelabuhan Tapaleo, Pelabuhan Wayabula dan Pelabuhan Bicoli pada Senin (08/05). Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, Preisden melihat pentingnya fungsi pelabuhan. “Semuanya memerlukan pelabuhan tetapi baru sebagian kecil yang ada pelabuhannya,” katanya saat di Pelabuhan Laut Tapaleo, Maluku Utara.

Oleh sebab itu, Presiden akan memberikan prioritas kepada daerah yang benar-benar memerlukan pelabuhan maupun pengembangan fasilitas pelabuhan. “Misalnya di sini, di Tapaleo. Ini sudah menjadi prioritas dan sudah tiga tahun dikerjakan. Alhamdulilah hari ini bisa selesai,” kata Presiden, seperti dikutip melalui keterangan dari Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Selain itu, ia juga telah menginstruksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk meningkatkan frekuensi kapal, yang saat ini hanya per dua minggu. Presiden juga meminta Menteri Perhubungan untuk membangun bandara di Halmahera, agar aktivitas ekonomi di Maluku Utara dapat meningkat. “Apabila ingin ke Maluku Utara tidak perlu lagi mendarat di Ternate, tapi dapat juga mendarat di Halmahera,” pungkasnya.

Sebagai informasi,  Pelabuhan Tapaleo, Pelabuhan Wayabula dan Pelabuhan Bicoli merupakan 3 pelabuhan di antara 34 pelabuhan yang ada di Maluku Utara. Pelabuhan Tapaleo merupakan salah satu pelabuhan laut terluar, terpinggir dan terpencil, yang dibangun selama tiga tahun. (as/rsa)