Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden: RI Harus Siap Hadapi ASEAN Economic Community

Jakarta, 19/04/2013 MoF (Fiscal) News - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia menetapkan empat pilar yang akan diterapkan dalam menyambut Komunitas Ekonomi ASEAN 2015. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka ‘Indonesia Young Leaders Forum 2013’ di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (18/4).

Keempat pilar tersebut yang pertama adalah menjadikan Indonesia sebagai kawasan pasar tunggal dan basis produksi di kawasan ASEAN. "Oleh karena itu, sarana dan prasarana, khususnya infrastruktur, harus memadai," kata Presiden. Pilar kedua, Indonesia harus memiliki daya saing secara ekonomi. Ketiga, ketimpangan ekonomi antarnegara ASEAN tidak terlalu jauh. "Kondisi itu bertujuan agar integrasi ekonomi tersebut tidak saling merugikan antarnegara," jelasnya. Seperti diketahui, integrasi masyarakat ASEAN melalui ASEAN Economic Community (AEC) akan diimplementasikan pada akhir 2015, sehingga tahun 2014 dan 2015 merupakan tahun yang sibuk bagi Indonesia.

Pilar keempat, lanjut presiden, adalah integrasi komunitas ASEAN tidak hanya kuat di internal, tetapi juga dapat terintegrasi di kawasan global. “Apakah Indonesia siap? Mau tidak mau kita harus siap masuk ke pasar bebas ASEAN. Debottlenecking, dan semua hambatan harus diatasi,” ungkap kepala negara. Presiden berharap, seluruh komponen  bangsa  siap  menyambut perubahan ekonomi global pada 2015 mendatang, agar tidak kalah dan tertinggal dari negara-negara lain. "Pada 2015 perekonomian global akan berubah secara signifikan, dan agar Indonesia menjadi bangsa yang menang dalam ekonomi global itu, kita harus benar-benar siap," tegasnya.(ak)