Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Saksikan Penandatanganan Enam Proyek KPBU

Jakarta, 09/06/2016 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo menyaksikan penandatanganan enam proyek infrastruktur strategis dan prioritas nasional dengan Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Salah satunya adalah financial close Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang Jawa Tengah, yang telah mendapatkan penjaminan bersama pemerintah bersama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, proyek PLTU Batang merupakan proyek KPBU pertama yang mencapai financial close. “Proyek PLTU Jawa Tengah adalah proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha di sektor ketenagalistrikan pertama di Indonesia dengan nilai USD4 miliar,” jelas Darmin saat acara yang berlangsung di Istana Presiden pada Kamis (09/06).

PLTU Batang dengan kapasitas 2x1.000 megawatt (MW) merupakan proyek listrik KPBU terbesar di Asia dengan teknologi ultra super critical. Proyek ini mendapatkan kucuran dana dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan beberapa sindikasi perbankan komersial internasional, kepada PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku Badan Usaha.

Selain itu, dalam acara ini terdapat pula penandatanganan perjanjian 5 proyek tol, dimana 3 diantaranya mendapatkan penjaminan pemerintah melalui PT PII. Lima ruas tol tersebut adalah Tol Manado-Bitung sepanjang 39 km, Balikpapan-Samarinda sepanjang 99 km, Serpong-Balaraja sepanjang 30 km, Pandaan-Malang  sepanjang 38 km, dan Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 185 km  dengan total nilai proyek sekitar Rp49 triliun.

“Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung penyediaan infrastruktur yang melibatkan Badan Usaha Swasta maupun Badan Usaha Milik Negara,” ungkap Darmin. (as)