Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Presiden Umumkan Nama-Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024

Jakarta, 23/10/2019 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan 38 nama menteri dan pejabat setingkat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).
 
Berikut nama-nama anggota Kabinet Indonesia Maju seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet (Setkab):
 
Menko Polhukam: Mahfud Md 
Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto 
Menko PMK: Muhadjir Effendy 
Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan 
Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto 
Menteri Sekretaris Negara: Pratikno 
Mendagri: Jenderal Tito Karnavian 
Menteri Luar Negeri: Retno L.P. Marsudi 
Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi 
Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly 
Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati 
Mendikbud: Nadiem Makarim 
Menteri Kesehatan: dr. Terawan Agusputranto 
Menteri Sosial: Juliari Batubara 
Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah 
Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita 
Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto 
Menteri ESDM: Arifin Tasrif 
Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono 
Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi 
Menkominfo: Johnny G Plate  
Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo 
Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar 
Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo 
Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar 
Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil 
Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa 
Menteri PANRB: Tjahjo Kumolo 
Menteri BUMN: Erick Thohir 
Menkop UKM: Teten Masduki 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama Kusbandio 
Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmawati 
Menristek: Bambang Brodjonegoro 
Menpora: Zainudin Amali 
Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko 
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung Wibowo 
Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia 
Jaksa Agung: ST Burhanuddin. 
 
Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam pemerintahannya 5 tahun ke depan, ia ingin para menteri membantunya untuk mengembangkan sumber daya Manusia (SDM), menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
 
“Dalam jangka pendek ini 5 tahun ke depan, fokus pada pengembangan SDM, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” pungkas Presiden Jokowi. (nr/ds)