Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Program Pemerataan Sasar Petani Kecil

Lombok, 13/02/2017 Kemenkeu – Pemerintah menyatakan masalah lahan menjadi fokus perhatian pemerintah dalam program pemerataan. Hal ini karena dalam mengurangi kesenjangan sosial, masalah ketimpangan lahan menjadi tantangan yang paling utama dan harus segera diselesaikan.

Dikutip dari website Kementerian Koordinator Perekonomian, kebijakan ini menyoroti masyarakat berpenghasilan rendah. Tidak cukup kalau hanya diberikan kesempatan, tetapi juga perlu modal. Rencananya program pemerataan akan mulai dijalankan pertengahan tahun ini secara terbatas dan berkerja penuh mulai 2018.

 “Di Jawa, lahan sudah susah tetapi sebenarnya di kawasan Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur sampai Maluku masih ada. Namun masyarakat tidak bisa mengolahnya kalau dengan tenaganya sendiri-sendiri,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat mengunjungi Kelompok Peternakan Sapi di Sembung Barat, Lombok, Minggu (12/2).

Dari sisi permodalan, pemerintah sudah siapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu petani. Tahun 2017, total alokasi untuk sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan sebanyak 40% atau Rp44 triliun dari Rp110 triliun dana KUR yang digelontorkan. (nr/rsa)