Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Punya Bonus Demografi, Indonesia Bisa Percepat Pembangunan

Jakarta, 26/01/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro meyakini, bonus demografi yang dimiliki Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan yang berkesinambungan. Hal ini ia ungkapkan dalam International Conference on Family Planning (ICFP) 2016 di Nusa Dua, Bali, Senin (25/1) kemarin.

Menkeu mengungkapkan bahwa sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki 64 persen populasi dalam rentang usia produktif. Oleh karena itu, Indonesia berpotensi mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dengan memanfaatkan bonus demografi tersebut, terutama dari peningkatan produktivitas pekerja usia muda.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia pun menangani isu ini melalui dua pilar kerangka kebijakan ekonomi, yaitu pembangunan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Pembangunan sumber daya manusia meliputi peningkatan dalam pendidikan berkualitas tinggi, hubungan pendidikan dengan indutri, pelatihan keterampilan, inovasi, dan produktivitas,” jelasnya. Sementara, pertumbuhan yang inklusif meliputi kebijakan anti kemiskinan, perlindungan sosial dan keuangan yang inklusif.(nv)