Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Radin Setjen: Kita Wujudkan Kinerja Setjen PRIME!

Cirebon, 23/02/2016 Kemenkeu - Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan menggelar Rapat Dinas (Radin) 2016 pada Jumat (18/2) di Cirebon. Rapat bertajuk ‘Kita wujudkan kinerja Setjen PRIME!’ ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Hadiyanto, dan diikuti oleh jajaran pejabat eselon II dan III di lingkungan Sekretariat Jenderal.

Ada tiga hal penting yang menjadi karakteristik utama Radin kali ini, yaitu pelaksanaan Radin yang berfokus ke capaian program unggulan segera (quick wins), pembahasan isu strategis tahun 2016 dan kegiatan peluncuran awal moto PRIME.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal menekankan agar selain melakukan konsolidasi kesetjenan, Setjen juga melakukan reviu inisiatif strategis dan mengupayakan peluncuran quick wins. Tercatat, ada 42 quick wins yang diusulkan oleh unit-unit eselon II Setjen, baik yang berupa upaya penyempurnaan proses bisnis, peningkatan layanan maupun inisiatif strategis. "Perlu percepatan disana-sini agar quick wins betul-betul menjadi quick wins, bukan middle term program," jelasnya.

Selain quick wins, rapat ini juga membahas isu-isu strategis kesetjenan yang akan diselesaikan selama tahun 2016. Pendalaman isu strategis ini akan dilakukan secara simultan dengan pengukuran capaian kinerja Setjen. Banyak dari isu strategis tersebut memiliki dampak signifikan bagi kinerja Kementerian Keuangan, sehingga capaiannya perlu terus dimonitor.

Di samping itu, Dalam rapat ini juga dilakukan pembahasan atas dua isu tambahan, yaitu penganggaran berbasis kinerja dan e-corporate services. Selain itu, Sekretaris Jenderal juga menyampaikan apresiasinya kepada tiga biro/pusat dengan  nilai kinerja organisasi tertinggi di lingkungan Sekretariat Jenderal, yaitu Biro Bantuan Hukum, Sekretariat Pengadilan Pajak dan Sekretariat Komite Pengawas Perpajakan.

Pada sesi penutup, Sekretaris Jenderal mengarahkan agar seluruh jajaran pejabat eselon II tetap konsisten mengawal dan memberikan dukungan agar seluruh quick wins dan isu-isu strategis dapat selesai tepat pada waktunya, sehingga dapat mencapai hasil yang optimal. Sekretaris Jenderal juga meluncurkan moto Setjen PRIME yang merupakan akronim dari Professional, Responsive, Innovative, Modern, dan Enthusiastic, yang merupakan moto bagi insan Setjen dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mencapai kinerja yang semakin tinggi ke depan.(nv)